Friday, January 13, 2012

Siapa Kita Sebenarnya?


Ke arah satu perjalanan
Dalam sebuah kehidupan
Demi untuk mengecapi
Hasrat murni di dalam hati

Usaha dengan doa
Masanya akan tiba
Dengan restu Ilahi
Kelak akan pasti ditemui

Suluhkan cahaya di hati terang (Allah)
Tunjukkan jalan seandainya hilang (Allah)
Tegakkan perjalanan yang bakal ditempuh
Tegakkan semangat bila runtuh
Setibanya di sisiMu ku berserah
Terimalahku hambaMu Allah

HambaMu Allah

Sekiranya takdir menguji
Cekalkan hasrat di hati
Semoga kesusahan bisa
Mengajar erti terus asa

Usaha dengan doa
Masanya akan tiba
Dengan restu Ilahi
Kelak akan pasti ditemui

Suluhkan cahaya di hati terang (Allah)
Tunjukkan jalan seandainya hilang (Allah)
Tegakkan perjalanan yang bakal ditempuh
Tegakkan semangat bila runtuh
Setibanya di sisiMu ku berserah
Terimalahku hambaMu Allah

Dengan restu Ilahi
Kelak akan pasti ditemui

Suluhkan cahaya di hati terang (Allah)
Tunjukkan jalan seandainya hilang (Allah)
Tegakkan perjalanan yang bakal ditempuh
Tegakkan semangat bila runtuh
Setibanya di sisiMu ku berserah
Terimalahku hambaMu Allah
HambaMu Allah
HambaMu Allah


*****************

Seringkali diri ini termenung seketika
Siapa sebenarnya kita?
Untuk apa kita berada di dunia ini?
Untuk apa kita mengejar semua ini?
Sekadar memenuhi kuota kita di dunia ini semata?
Atau lebih daripada itu?

Selalunya, kita kejar sesuatu yang belum pasti
Namun, mengapa kita sering alpa
Dengan sesuatu yang sudah benar dan konkrit

Kita mengejar cinta duniawi
Kita mendabik dada bahawa kita pejuang ukhrawi
Namun, di mana jejak kaki kita kini?


Nota Kaki:
Nasyid ini benar-benar menusuk kalbu. Setiap bait liriknya amat mendalam ertinya. Di manakah kita ketika ini?

2 comments:

Nor Hidayah said...

Masih cuba untuk memahami..........

>Nor Hidayah:
Masih punya masa untuk memahami diri sendiri...
Bertindak sekarang dari tidak berganjak langsung...